Guru dan Karyawan Al Azhar Serang Mengikuti Munaqasyah (Ujian) Tahsin dan Tahfidz Al-Qur’an Metode Tilawati

Kota Serang, 20 Ramadhan 1446 Hijriyah/20 Maret 2025 Masehi

Setelah mengikuti Pendidikan dan Latihan (Diklat) serta Bimbingan Tahsin dan Tahfidz Metode Tilawati pada 10-19 Ramadhan 1446 Hijriyah/10-19 Maret 2025 Masehi, tibalah saatnya Guru dan Karyawan Sekolah Islam Al Azhar Serang mengikuti Munaqasyah (ujian). Munaqasyah (ujian) dilaksanakan secara serentak pada Kamis, 20 Ramadhan 1446 Hijriyah/20 Maret 2025 Masehi, bertempat di Masjid Jami’ Syubban Kampus Al Azhar Serang.

Pada kegiatan Munaqasyah (ujian) ini guru dan karyawan dibagi menjadi beberapa kelompok yaitu: Kelompok Diklat Level 1, Diklat Level 2, TTQ Juz 30, Tilawati Jilid 3, 4, 5, dan 6, dan Tahfidz Juz 30. Sementara Munaqisy (penguji) kegiatan ini adalah Guru Sekolah Islam Al Azhar Serang yang juga merupakan Munaqaisy Tilawati Cabang Regional Banten 2.

Koordinator Tahsin dan Tahfidz Al-Qur’an Sekolah Islam Al Azhar Serang, Jumanta mengatakan bahwa munaqasyah (ujian) ini bertujuan untuk menguji kemampuan guru dalam hal teknik bacaan Al-Qur’an (tahsin) dan kemampuan dalam menghafal serta mengingat ayat-ayat Al-Qur’an (tahfidz). “Pada munaqasyah (ujian) ini, guru dan karyawan diuji baik dari sisi ketepatan tajwid, kelancaran hafalan, dan pemahaman terhadap makna ayat yang dibaca”, ungkap Jumanta.

Lebih lanjut menurut Jumanta, hasil munaqasyah (ujian) yang dilakukan hari ini akan menentukan kelulusan guru dan karyawan. “Bagi yang lulus akan diberikan syahadah level 1, level 2, dan tahfidz juz 30, serta surat keterangan layak mengajar tilawati jilid 3, 4, 5, dan 6”, imbuh Jumanta.

Ketua Pengurus YPI Mu’awatanatus Syubban (Pengelola Sekolah Islam Al Azhar Serang), Tb. Maman Suherman mengatakan rasa bangga dan penghargaan yang tinggi kepada seluruh guru dan karyawan atas semangatnya dalam mengikuti kegiatan Diklat dan Bimbingan Tahsin dan Tahfidz Metode Tilawati selama 2 (dua) pekan, yaitu sejak tanggal 10-19 Ramadhan 1446 Hijriyah/10-19 Maret 2025 Masehi, hingga puncaknya yaitu kegiatan munaqasyah (ujian) yang dilaksanakan hari ini.

Tb. Maman mengharapkan, setelah mengikuti Diklat, bimbingan, serta munaqasyah (ujian) guru dan karyawan yang menjadi pengajar tahsin dan tahfidz Al-Qur’an agar menerapkan teknik dan metode pembelajaran tilawati sesuai dengan aturan/petunjuk teknis yang ada sehingga kegiatan tahsin dan tahfidz Al-Qur’an ke depan semakin optimal. Guru dan karyawan juga perlu terus memberikan motivasi agar murid bersemangat dalam belajar dan memperbaiki bacaan serta menambah hafalan Al-Qur’an.

*YanMumtaz

Back to top button
Home
Search
Apps
PMB
WordPress Appliance - Powered by TurnKey Linux